Wawasan utama
- Seperti yang diperkirakan oleh para analis, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunganya tetap stabil dalam pertemuan FOMC baru-baru ini.
- Ketua Jerome Powell bersikap hati-hati dan telah menunda kemungkinan penurunan suku bunga hingga setidaknya bulan September.
- Saham dan pasar kripto turun sebagai respons, tetapi dapat rebound tergantung pada tindakan Fed di masa depan.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengakhiri pertemuan bulan Juli dengan sebuah keputusan yang tidak mengejutkan siapa pun. Suku bunga tetap tidak berubah.
Meskipun tidak ada kejutan besar, pertemuan FOMC The Fed menggarisbawahi sikap hati-hati pada kebijakan moneter. Ketegangan politik dan perdagangan yang sedang berlangsung terus menekan pasar.
Rapat FOMC The Fed Pertahankan Suku Bunga untuk Kelima Kalinya
FED memutuskan untuk mempertahankan suku bunga stabil pada 4,25% dan 4,5% pada pertemuan FOMC. Hal ini memang sudah diperkirakan sebelumnya. Namun, para investor dan analis mengharapkan petunjuk yang lebih kuat tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.
Sebaliknya, Ketua Fed Jerome Powell menawarkan bahasa yang berhati-hati dan menghindari komentar tentang jaminan penurunan suku bunga pada bulan September.

Keputusan ini merupakan pertemuan kelima berturut-turut tanpa perubahan. Meskipun hal ini menunjukkan konsistensi dari Powell, hal ini juga membuat para investor gelisah.
FED mempertahankan keputusan suku bunga dengan hasil voting 9-2. Hal ini terjadi meskipun ada desakan untuk penurunan suku bunga di dalam dan di luar Washington.
Dua anggota FOMC pada pertemuan FOMC The Fed, Christopher Waller dan Michelle Bowman, memilih untuk pemotongan 25 basis poin. Menarik juga bahwa kedua pemilih tersebut adalah orang-orang yang ditunjuk Trump dan telah mendukung seruan presiden untuk menurunkan suku bunga dengan cepat.
“Setiap poin merugikan kita sebesar $365 miliar. Ini semua karena The Fed,” kata Trump dalam sebuah pernyataan baru-baru ini. Dia menyalahkan Powell karena menyeret kakinya.

Meskipun ada tekanan, Powell tetap teguh pada pendiriannya. Dia menunjukkan bahwa memotong suku bunga terlalu cepat dapat melemahkan perjuangan melawan inflasi. Di sisi lain, menunggu terlalu lama dapat membahayakan pekerjaan dan pertumbuhan. Penurunan suku bunga, jika terjadi, akan terjadi pada waktu yang tepat.
Pengamatan Powell dalam Konferensi Pers Pasca Rapat FOMC
Powell menunjukkan lima pengamatan penting selama konferensi pers pasca rapat FOMC:
Sebagai permulaan, kebijakan The Fed saat ini masih memposisikan ekonomi dengan baik. Kedua, pertumbuhan telah melambat, terutama karena belanja konsumen yang lebih lemah. Selain itu, pasar perumahan masih berada di bawah tekanan, dengan inflasi yang masih lebih tinggi daripada yang diperkirakan oleh FED.
Akhirnya, tidak ada keputusan yang pasti tentang bulan September.
Ketika ditanya mengenai dampak dari tarif Trump, Powell mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menilai dampaknya secara keseluruhan. Namun, ia mengakui bahwa tarif-tarif tersebut dapat mendorong harga-harga menjadi lebih tinggi dan membuat inflasi menjadi lebih sulit dikendalikan.
Saham dan Kripto Terpukul
Para investor tidak senang dengan nada hati-hati Powell. Pasar AS turun segera setelah pengumuman tersebut, dengan S&P 500 turun 0,1%. Dow Jones juga turun 0,4% sementara NASDAQ mengalami sedikit penurunan.
Pasar kripto juga tidak melawan tren. Bitcoin merosot ke $115.700 sebelum rebound ke sekitar $118.400. Altcoin seperti BNB, FLOKI, dan XRP bahkan lebih menderita. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh laporan kebijakan kripto Gedung Putih baru-baru ini.

Selama beberapa bulan terakhir, pasar telah menjadi sangat sensitif terhadap panduan Fed. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Powell tetap tidak jelas, para trader dibiarkan menebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya.
Para analis setuju bahwa Bitcoin perlu bertahan di atas $120.000 dan merebut kembali $122.000. Jika gagal, konsekuensinya bisa sangat parah karena zona support berikutnya berada di dekat $115.000
Penurunan Suku Bunga September Adalah Permainan yang Ditunggu
Powell menolak untuk berkomitmen pada penurunan suku bunga selama pertemuan FOMC The Fed pada bulan September. Namun, para pengamat pasar masih berharap. Menurut CME FedWatch Tool, para trader memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 39% di bulan September. Selain itu, mereka juga memperkirakan kemungkinan 61% pada bulan Oktober.

Lebih lanjut mengenai ketidakpastian ini, Trump telah mengisyaratkan bahwa perubahan mungkin akan terjadi sebelum pertemuan berikutnya. Pengaruhnya, terutama melalui sekutu-sekutunya di dalam The Fed, dapat terus mempengaruhi opini publik. Hal ini terlepas dari apakah hal itu tidak mempengaruhi keputusan kebijakan yang sebenarnya.
Namun, Powell tetap fokus pada data, bukan sentimen. Laporan ketenagakerjaan dan data inflasi akan mendorong keputusan Fed. Sentimen investor dan ekspektasi penurunan suku bunga tidak akan menjadi faktor penentu.
Hasil pertemuan FOMC Fed mendatang akan bergantung pada indikator ekonomi yang solid. Harga kripto dapat bereaksi kuat terhadap perubahan data pekerjaan, pengeluaran, dan manufaktur AS.
Tinggalkan komentar