Wawasan utama
- Harga Bitcoin baru saja naik ke $112,958. Namun, para trader masih mewaspadai pergerakan harganya.
- Arus keluar ETF Spot Bitcoin baru-baru ini telah menjadi sumber tekanan lain pada sentimen ini.
- Pemegang saham jangka panjang dan lindung nilai institusional saat ini menunjukkan dukungan yang kuat.
Harga Bitcoin mendorong di atas $112,000 minggu ini, setelah mencapai sekitar $112,958 pada puncaknya. Pergerakan ini terjadi setelah minggu lalu mempertahankan level support $108,000. Namun, data derivatif menunjukkan bahwa para trader masih berhati-hati, meskipun terjadi reli.
Data Opsi Menunjukkan Keraguan
Pasar opsi telah menunjukkan keraguan ini. Sebagai contoh, kemiringan delta 30 hari di Deribit saat ini berada di angka 9%. Ini menunjukkan preferensi untuk menempatkan daripada panggilan.
Sederhananya, trader membayar lebih banyak untuk melindungi dari risiko penurunan daripada bertaruh pada keuntungan. Ini tidak selalu berarti bahwa penurunan tajam akan terjadi. Namun, ini menunjukkan keengganan untuk menerima pandangan bullish.

Menurut analis BitBull dalam pembaruan X baru-baru ini, Delta Skew 1 bulan 25 Bitcoin juga telah meningkat menuju level tertinggi baru. Ini menunjukkan prospek yang sama dengan delta skew 30 hari.
Kesimpulan utama dari hal ini adalah bahwa para investor melakukan lindung nilai. Mereka sadar bahwa ada risiko kerugian dan bersiap menghadapi hal ini.
Para pemain besar ini menambah eksposur tetapi melindungi diri mereka sendiri dari volatilitas, setidaknya dalam waktu dekat.
Arus Keluar ETF Menjaga Sentimen di Bawah Tekanan
Alasan lain untuk berhati-hati adalah kinerja ETF Bitcoin spot. Antara hari Kamis dan Jumat, data dari Farside Investors menunjukkan bahwa produk ini mengalami arus keluar bersih sebesar $383 juta. Kemunduran ini membebani kepercayaan pasar meskipun Bitcoin bertahan di atas $110.000.

Pada saat yang sama, minat perusahaan bergerak ke arah Ether. Perusahaan mengalokasikan tambahan $200 juta ke dalam cadangan Ether minggu lalu, menurut StrategicETHReserve.
Langkah ini merupakan sumber persaingan lain untuk Bitcoin sebagai aset pilihan untuk neraca keuangan institusi. Selain itu, kekecewaan terhadap dikeluarkannya MicroStrategy dari S&P 500 sedikit merusak antusiasme.
Banyak pedagang berharap masuknya raksasa Bitcoin akan menjadi tonggak sejarah lain untuk diadopsi. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.
Dukungan Harga Bitcoin Menguat di Bawah Permukaan
Meskipun terlihat berhati-hati, fondasi Bitcoin terlihat lebih kuat daripada yang terlihat. Pemegang jangka panjang masih stabil, dan koin-koin dibeli antara tahun 2017 dan 2019. Mereka sekarang masuk ke dalam kategori kepemilikan 7+ tahun.

Koin-koin ini belum terjual dan telah menua menjadi braket baru. Analis Cas Abbé mencatat bahwa hal ini menunjukkan keyakinan.
“Ini bukan tangan yang lemah. Mereka telah bertahan dari halving, crash, gelombang FUD, dan blow-off top,” kata Abbé. Perilaku ini semakin memperkuat status Bitcoin sebagai penyimpan nilai jangka panjang.
Pasar Berjangka Menawarkan Sinyal Netral
Lebih dari sekadar opsi, Bitcoin futures menceritakan kisah yang sedikit berbeda. Tingkat pendanaan pada kontrak perpetual telah pulih menjadi 11% tahunan yang disetahunkan.
Ini dibandingkan dengan hanya 4% pada akhir pekan lalu. Dalam kondisi normal, suku bunga antara 6 dan 12% mengindikasikan keseimbangan antara posisi long dan short.
Peningkatan ini berarti pasar tidak terlalu bearish dibandingkan dengan yang ditunjukkan oleh pasar opsi. Para pedagang mungkin menyesuaikan diri karena persaingan pasar altcoin meningkat.
Pengajuan Nasdaq ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk mendaftarkan ekuitas dan ETF yang ditokenisasi juga merupakan dinamika baru. Beberapa pedagang mungkin goyah. Namun, lingkungan secara keseluruhan tetap seimbang.
Gambaran Teknikal Menunjukkan Resistensi yang Melemah
Menurut grafik, Bitcoin baru-baru ini menembus tren turun selama beberapa minggu. Bitcoin telah ditutup di atas garis penembusan ini beberapa kali dan telah mengkonfirmasi pergerakannya.
Secara keseluruhan, Resistance tetap berada di dekat $113,500, di mana harga menghadapi penolakan pada bulan Agustus.
Akan tetapi, penolakan ini sangat dangkal. Bitcoin dengan cepat rebound dan kembali menguji level tersebut. Analis Rekt Capital baru-baru ini mencatat bahwa resistensi ini mungkin kehilangan kekuatan.

Terakhir, pengujian ulang berulang kali pada $113,500 tanpa penolakan yang kuat mengindikasikan bahwa resistensi dapat ditembus. Jika Bitcoin ditutup di atas level ini, pergerakan harga selanjutnya dapat membawanya menuju $120.000.
Tinggalkan komentar