Wawasan utama
- Harga Bitcoin baru saja mencetak rekor tertinggi baru di atas $124.000, dan sempat menyalip kapitalisasi pasar Google.
- Data likuidasi menunjukkan bahwa hampir $2 miliar dalam posisi short berisiko di atas $122.800.
- Arus masuk institusional dan penggerak makro dapat menjadi pendorong utama Bitcoin menuju $175.000.
Harga Bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang masa minggu ini. Hal ini terjadi setelah aset ini menembus $123,000 dan sempat menyentuh $124,457.
Lonjakan ini terjadi setelah statistik inflasi AS untuk bulan Juli tidak menunjukkan perubahan dari bulan Juni, yaitu 2,7% tahun ke tahun. Angka ini sedikit di bawah prediksi 2,8%. Selain itu, hal ini juga menjadi sumber bahan bakar yang signifikan untuk spekulasi penurunan suku bunga.
ETF dan Aliran Institusional Mendorong Harga Bitcoin Lebih Tinggi
Menurut alat CME FedWatch, pasar memperkirakan 93,9% kemungkinan Federal Reserve akan menurunkan suku bunga di bulan September.
Secara historis, kebijakan moneter yang lebih longgar cenderung mendukung BTC dengan meningkatkan likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko. Berita ini juga mendorong saham-saham AS, dengan S&P 500 mencapai level tertinggi baru di 6.457.

ETF spot Bitcoin juga terus mengalami arus masuk yang kuat. Data dari Farside Investors, misalnya, menunjukkan arus masuk ETF BTC sebesar $ 65,9 juta pada hari Selasa saja.
Sejak hari Jumat, ETF ini telah menarik lebih dari $1 miliar investasi baru. ETF spot Ethereum juga berkinerja baik dengan arus masuk harian sebesar $1 miliar untuk pertama kalinya.
Performa ETH yang kuat telah mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan. Bitcoin tampaknya mendapatkan keuntungan paling besar dari pergeseran positif ini. Akibatnya, harga Bitcoin menunjukkan kekuatan yang luar biasa.
Klaster Likuidasi Dapat Mendorong Harga Bitcoin di Atas $125K
Short seller merasakan tekanan karena BTC terus melayang di dekat resistance utama. Sebagai contoh, data dari Coinglass menunjukkan bahwa saat ini terdapat sekelompok level likuidasi mulai dari $122.500. Selain itu, ada lebih banyak kemungkinan penutupan perdagangan paksa jika harga Bitcoin bergerak di atas.

Data Coinglass menunjukkan bahwa hampir $2 miliar dalam posisi short dapat dilikuidasi. Hal ini dapat terjadi jika harga Bitcoin menembus kisaran $122.800 hingga $125.500. Likuidasi besar-besaran ini dapat mempercepat kenaikan harga karena para pedagang dipaksa untuk membeli kembali posisi mereka.
Sebagai gambaran, level $126.000 sekarang menjadi signifikan untuk mengkonfirmasi penembusan berikutnya. Selain itu, $120.000 telah berubah menjadi zona support yang kuat, dan kapitalisasi pasar Bitcoin terus tumbuh.
Harga Bitcoin Sempat Menyalip Kapitalisasi Pasar Google
Kenaikan baru-baru ini ke level harga $124.000 mendorong kapitalisasi pasar Bitcoin di atas $2,45 triliun. Hal ini membantu aset ini menyalip perusahaan induk Google, Alphabet, untuk menjadi aset terbesar kelima di dunia berdasarkan nilai pasar.
Perhentian berikutnya untuk BTC adalah kapitalisasi pasar Apple sebesar $3,4 triliun. Untuk konteksnya, agar Bitcoin dapat menyalip Apple, harganya harus naik di atas $175.000. Pengembang Taproot, Udi Wertheimer, percaya bahwa hal itu bisa terjadi pada akhir Agustus jika laju saat ini terus berlanjut.

Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, bahkan lebih optimis lagi. Ia memprediksi bahwa harga Bitcoin dapat mencapai $250.000 pada tahun 2025. Hal ini dapat terjadi jika Federal Reserve kembali ke pelonggaran kuantitatif dan menyuntikkan lebih banyak likuiditas ke dalam perekonomian.
Apa yang Diharapkan Trader Selanjutnya?
Para analis sedang memantau apakah BTC dapat naik di atas $126.000. Ini adalah level yang digambarkan oleh Rekt Capital sebagai level yang penting untuk mengonfirmasi babak selanjutnya dari kenaikan.
Rekt Capital mengatakan bahwa $120.000 saat ini bertindak sebagai support yang solid. Banyak trader percaya bahwa jalan menuju $130.000 semakin jelas.

Tidak jelas apakah akumulasi dan kenaikan harga saat ini akan memicu reli jangka panjang. Hasilnya mungkin membutuhkan waktu beberapa kuartal untuk terungkap. Untuk saat ini, arus institusional dan permintaan ETF sangat kuat. Kondisi makro yang menguntungkan juga mendukung sentimen positif.
Tinggalkan komentar